Kamis, 01 September 2011
The September Poems For Mbum
Untuk Cahaya Surga...
:Nurjanah Jaimbum
Mbum mbum mbum...
Bunyi perut Kak Dinar ditabuh pake gagang sendok semen
Dia memakai sempak warna putih di kepala
Dia menjadi gila hanya untuk membuatmu bahagia
karena ini hari yang istimewa
Hari dimana Cahaya Surga menembus atmosfer bumi
lalu lahir dalam tangisan
air mata ibumu tanda ia bahagia
ayahmu pun ikut tertawa
kau merangkak dan hidup dalam kamar ungu
ungu berarti unyu
unyu itu lucu
Kak Dinar mirip supir truk
tumbuh besarlah, adikku
jangan jadi seperti Kak Dinar yang mengakhiri hidupnya di jamban
kau kan jadi ungu di barisan pelangi nanti
Oleh: Haris Firmansyah
Cilegon, Sept 02,2011
Labels:
Poem
The September Poems For Mbum
Bait Doa Ungu untuk Unyu
: Nurjanah Jaimbum
Ketika merah meminang biru
Terlahir kita sebagai ungu
Ungu yang merah merekah cita
Ungu yang biru menggenggam rindu
Lalu pada jingga senja kita bersua
Membagi ungu dalam cinta
Bukan hanya pada malam kita bercerita
Pada siang pun kita bicara
Unguku ungumu ungunya
Ungu kita
Menyatu dalam lembayung asa
Tak terputus oleh jeda usia
Unyu unguku nan jelita
Pada bait kedua dalam paragraf ke sembilan
Ada narasi doa ungu untukmu
Gadis kecilku yang beranjak remaja
Truly...
Deeply...
Whising you can fly
On the purple sky
Get your dreams, will be come true my Unyu ungu
Oleh: Arista Devi
Hong Kong, 02 September 2011
Labels:
Poem
Rabu, 03 Agustus 2011
MARHABAN YA RAMADHAN
pada lembaran kata yang syarat makna
ada hitungan berselang dua
secercah pelangi jingga
telah hadir dan menyapaku dengan senyumnya
SIAPAKAH DIA?
yang bersembunyi dibalik matahari sunyi
dan mendekapku didinginnya pagi
SIAPAKAH DIA?
yang datang dengan kebahagiaan hakiki
dan selalu dapat menciptakan rindu pada diri pribadi
aku mengenalnya
aku bahagia karenanya
Ramadhanku telah tiba
dan membawa sebuah cerita pada hangatnya malam dan kebahagiaan senja
MARHABAN YA RAMADHAN
kusambut kau dalam indahnya cinta dan ketenangan iman
Surabaya, 29 Juli 2011
Labels:
Poem
Jumat, 29 Juli 2011
Jejak Pena Angota WR
ISBN: 978-602-9079-81-4
Terbit: Mei 2011
Tebal: 126 halaman
Harga: Rp. 31.500,00
Deskripsi:
Novel yang berjudul “Juni” adalah kisah seorang wanita bernama Juni, teman rohis Nazwa yang dulu selalu berjalan beriringan bersamanya dan Vera, teman akrabnya. Kedatangan Juni setelah 15 tahun tak berjumpa membuat Nazwa kaget dan bertanya-tanya. Sosok Juni yang ia lihat kini sangat berbeda dengan Juni yang dulu. Juni yang manis, lincah dan agamis, kini berubah 180 derajat. Kini Juni menjadi sosok yang aneh dan tidak disukai.
Surat-surat Juni yang datang bertubi-tubi ke alamat Nazwa, membuat Nazwa takut dan bingung, hingga ia enggan untuk membacanya. Namun setelah beberapa waktu lamanya, timbul keinginan Nazwa untuk membacanya dan mengetahui kehidupan Juni yang sesungguhnya. Rasa kasihan, serba salah, dan ingin menolongnya dari penderitaan, sempat mengganggu pikiran Nazwa.
Baru ia ketahui, kalau ternyata Juni terkena gangguan jiwa yang cukup parah hingga susah disembuhkan. Kini Juni hidupnya terlunta-lunta di lapangan Monas, namun tak seorang pun mau menolongnya. Dan hingga kini, Nazwa masih dalam kebimbangan untuk bisa menolong Juni kembali menjadi Juni yang dulu...
Novel yang berjudul “Juni” adalah kisah seorang wanita bernama Juni, teman rohis Nazwa yang dulu selalu berjalan beriringan bersamanya dan Vera, teman akrabnya. Kedatangan Juni setelah 15 tahun tak berjumpa membuat Nazwa kaget dan bertanya-tanya. Sosok Juni yang ia lihat kini sangat berbeda dengan Juni yang dulu. Juni yang manis, lincah dan agamis, kini berubah 180 derajat. Kini Juni menjadi sosok yang aneh dan tidak disukai.
Surat-surat Juni yang datang bertubi-tubi ke alamat Nazwa, membuat Nazwa takut dan bingung, hingga ia enggan untuk membacanya. Namun setelah beberapa waktu lamanya, timbul keinginan Nazwa untuk membacanya dan mengetahui kehidupan Juni yang sesungguhnya. Rasa kasihan, serba salah, dan ingin menolongnya dari penderitaan, sempat mengganggu pikiran Nazwa.
Baru ia ketahui, kalau ternyata Juni terkena gangguan jiwa yang cukup parah hingga susah disembuhkan. Kini Juni hidupnya terlunta-lunta di lapangan Monas, namun tak seorang pun mau menolongnya. Dan hingga kini, Nazwa masih dalam kebimbangan untuk bisa menolong Juni kembali menjadi Juni yang dulu...
Labels:
Jejak Pena
Jejak Pena Angota WR
ISBN: 978-602-9079-50-0
Terbit: April 2011
Tebal: 111 halaman
Harga: Rp. 29.500,00
Deskripsi:
Buku ini berisikan keidentikan Melayu dan Riau, dengan melihat pengertian Melayu yang terkadang sukar untuk didefinisikan, dan kondisi sosial budaya masyarakat Riau yang berhadapan dengan kemajemukan masyarakat yang lain. Riau dalam kajian kekuasaan ini meliputi kajian wilayah kekuasaan Kesultanan Melayu yang saat ini meliputi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Konsep kesultanan ditunjukkan oleh beberapa pepatah Melayu seperti: ada sultan adat berdiri, tiada sultan adat mati, dan biar mati anak, daripada mati adat. Konsepsi Kesultanan Melayu tersebut dihadapkan dengan peran undang-undang bagi Sultan Melayu dan beragam adat istiadat Sultan Melayu sebagai simbol-simbol kekuasaannya. Beberapa adat istiadat yang dikaji antara lain adat pertabalan sultan, adat menghadap sultan, adat sultan berangkat, dan adat sultan mangkat.
Dinamika kesultanan dari tinjauan politik, ekonomi, dan budaya dibahas untuk melengkapi kajian dan memperkaya pemahaman akan konsepsi Kesultanan Melayu Riau secara utuh.
Labels:
Jejak Pena
Jejak Pena Angota WR
ISBN: 978-602-225-041-8
Terbit: Juli 2011
Tebal: 143 halaman
Harga: Rp. 34.000,00
Deskripsi:
Buku ini berisikan 7 tahapan untuk bisa menulis cerpen dengan baik dan dalam waktu yang sangat cepat. Buku ini juga dilengkapi dengan latihan-latihan menulis cerpen yang mudah dikerjakan dan menyenangkan. Bagian pertama membahas tentang “Menulis dengan Otak Kanan”, dilengkapi dengan tes otak, pendekatan menulis dengan otak kanan atau kiri, dan cara mengembangkan kemampuan menulis dengan otak kanan.
Pada bagian kedua membahas tentang persiapan sebelum mulai menulis termasuk mengatasi masalah bad mood. Selanjutnya pada bagian ketiga tentang cara untuk menangkap ide dan mengembangkannya. Bagian empat berisikan tentang trik kilat menulis cerpen. Selanjutnya pada bagian lima diberikan trik praktis memperindah cerpen. Sedangkan pada bagian enam mengulas tentang cara mengedit cerpen yang mudah dan memperbaiki beberapa kesalahan dalam penulisan cerpen. Selanjutnya pada bagian akhir diberi trik ampuh supaya bisa tembus media dan menang lomba cerpen. Buku ini juga dilengkapi alamat email redaksi koran dan majalah seluruh Indonesia.
Labels:
Jejak Pena
Jejak Pena Angota WR
Judul : Wajah Wajah Kayu Bapak, Antologi Pemenangan Lomba Cerpen Remaja Nasional Writing Revolution, 2011
Penulis: Silananda, dkk
Terbit: Juli 2011
Tebal: 198 halaman
Penerbit: Leutikaprio
Harga: Rp. 42.000,00
ISBN: 978-602-225-040-1
Ongkos Kirim: Rp 10.000,- (Pulau Jawa) dan Rp 15.000 (luar Pulau Jawa)
Cara Pembelian:
Transfer uang pembelian termasuk ongkir: Rp 52.000 (Pulau Jawa) atau Rp 57.000,- (Luar Pulau Jawa) ke rekening LeutikaPrio:
*Bank BNI: 0211238297, an. ROCHMAWATI, SE
*Bank Central Asia (BCA): 8610169041, an. ROCHMAWATI
*Bank Mandiri: 1370007536226, an. ROCHMAWATI
*BANK SYARIAH MANDIRI (BSM): 0947033820, an. ROCHMAWATI
Kemudian SMS data pembelian buku kamu ke nomor 0821 38 388 988 atau bisa kirim ke PESAN Facebook Leutika Prio (tulis judul "PESAN BUKU") yang berisi:
Jumlah transfer # ke rekening Leutikaprio yang mana (BCA/MANDIRI/BNI/BSM) # tanggal transfer # Judul Buku yang Dipesan # Nama Lengkap # Alamat Lengkap (sampai pos/Tiki) # nomor HP/telpon.
(*mohon data ini diisi dengan lengkap supaya selamat sampai alamat.
Deskripsi:
Antologi “Wajah Wajah Kayu Bapak” adalah kumpulan 30 nominator Lomba Cerpen Remaja 2011 yang diadakan oleh Writing Revolution. Dalam antologi ini, total berjumlah 32 cerpen, 30 cerpen nominator dan 2 cerpen dari dewan juri. Cerpen-cerpen dalam buku ini mengusung tema remaja dengan berbagai aspek permasalahan yang dihadapinya. Juga ada beberapa cerpen yang mengangkat tema lokalitas, isu masyarakat urban, pencarian jati diri, dan cinta.
Topik yang diangkat sangat menarik dan relevan dengan kondisi di lingkungan masyarakat sekitarnya. Dalam buku ini, disuguhkan banyak aspek dari kehidupan dunia remaja. Yang bagaimanapun ternyata sangat kompleks. Hal ini sangat terkait dengan fase pertumbuhan mereka yang sedang mencari jatidiri. Poin menariknya, sebagian besar cerpen ini ditulis oleh penulis yang masih terbilang remaja. Sehingga mereka bisa mendefenisikan dengan baik gejolak remaja yang sedang mereka alami. Tentu hal ini semakin menguatkan posisi tawar cerpen ini dan layak untuk dibaca.
Info lengkap profil buku klik:
http://www.leutikaprio.com/produk/11027/
Labels:
Jejak Pena
Langganan:
Postingan (Atom)
